Langsung ke konten utama

Postingan

World war 3 scenario

 🌍 Part 1: Economic Collapse World War 3 — scary af, right? But the real damage might not even come from the bombs. It’s the global economy that'll get smoked. Sanctions will be flying left and right, cargo ships might get sunk, the skies won’t be safe, and land transport’s gonna be hella risky. Global trade? Basically dead. Everyone’s gonna struggle, even the big powers. 🛢️ Part 2: The Resource Struggle Resources like oil, metal, titanium — all become super rare. Even though most countries bounced back after WW2, they don’t have the same resource stock now. And this isn’t just a small war — it’s continent-level . Asia vs America? Especially the Middle East, where most of the world’s oil comes from. But here’s the twist: modern troops are weaker . It’s mostly drones, artillery, and remote warfare now. 💣 Part 3: The War Itself Now for the real deal — the war part. Modern war isn’t WW2-style anymore. It’s all about different strategies. Since this war's centered in t...
Postingan terbaru

Why thorium reactor is better than other radioactive reactor

Why Is Radioactive Material Unstable (Except for Thorium)? By [Hydragyn] a student that love science  When we talk about radioactive materials, the first thing that pops into most people’s minds is danger, glowing green ooze (thanks pop culture), and nuclear fallout. But scientifically, what makes these materials unstable? And why does thorium often get a pass in the conversation? Let’s break it down. --- The Basics of Radioactive Instability At the heart of every atom lies the nucleus, composed of protons and neutrons. The number of protons defines the element, but it's the ratio between protons and neutrons that determines stability. Most stable elements have a balanced ratio that allows nuclear forces (which hold the nucleus together) to overpower the repulsive force between protons. However, once you get to heavier elements—like uranium or plutonium—things get weird. The repulsion between the many protons becomes too strong for the nuclear force to hold everything together inde...

ULTRAKILL Lore Explained

  ULTRAKILL Lore Explained: Blood, God, and Robots with Rage Issues (real) “MANKIND IS DEAD. BLOOD IS FUEL. HELL IS FULL.” That's not just a cold open. That’s the whole vibe of ULTRAKILL. If you’ve ever booted up ULTRAKILL and gone, “What the hell is even going on here?”, you’re not alone. Behind the speedrunning chaos, flashy combos, and brain-melting action is some surprisingly deep, twisted lore. So buckle up—we’re diving straight into the blood-fueled, god-hating, cyberpunk insanity that is the ULTRAKILL timeline . So… what IS ULTRAKILL? Quick recap for the uninitiated: You play as V1 , a murderbot whose only goal is to find blood to power itself. The setting? A hellscape of Heaven, Hell, Limbo , and everything in between. The vibe? ehh its like doom but has a lower graphic The Big Picture (Mankind Is Dead, Remember?) In the distant future, humanity completely nuked itself into extinction. No more humans. Earth? Toast. But all the machines they left behind...

Konstelasi dalam Sains: Dari Navigasi Purba ke Peta Langit Modern

  Langit malam tampak acak — titik-titik cahaya di kegelapan. Tapi bagi ilmuwan, langit itu terstruktur. Di sanalah konstelasi berperan: sebagai sistem koordinat, referensi astronomi, dan warisan ilmiah lintas zaman. Mari kita gali bagaimana konstelasi digunakan dalam dunia sains modern , dan kenapa mereka tetap penting di era teleskop luar angkasa 🔭 Konstelasi: Definisi Ilmiah Secara ilmiah, konstelasi bukan sekadar bentuk-bentuk imajiner di langit. Sejak tahun 1922 , International Astronomical Union (IAU) secara resmi membagi langit menjadi 88 wilayah konstelasi , masing-masing dengan batas yang jelas — mirip seperti negara di peta dunia. Konstelasi = wilayah resmi di langit, bukan hanya pola bintang. Ini penting karena para astronom butuh sistem koordinat yang konsisten saat melacak benda langit: galaksi, planet, komet, supernova, dll. 🗺️ Fungsi Sains Konstelasi 1. Navigasi Langit Sebelum GPS, pelaut menggunakan bintang sebagai kompas. Polaris (Bintang Utara) di...

Konstelasi: Cerita Bintang yang Menyala di Langit dan Dalam Imajinasi Kita

  Pernahkah kamu menatap langit malam dan merasa seolah semesta sedang bercerita? Bintang-bintang yang tampak acak ternyata menyimpan pola yang telah dikenali manusia sejak ribuan tahun lalu — kita menyebutnya konstelasi . Mereka bukan hanya penunjuk arah, tapi juga lembaran cerita mitos, seni visual langit, bahkan dasar dari ilmu astronomi kuno. 🔭 Apa Itu Konstelasi? Secara sederhana, konstelasi adalah kelompok bintang yang tampak membentuk pola tertentu di langit malam, seperti Orion si Pemburu , Ursa Major si Beruang Besar , atau Scorpius si Kalajengking . Padahal, bintang-bintang itu bisa jadi berjauhan secara fisik—tapi dari sudut pandang kita di Bumi, mereka seolah membentuk gambar. 📜 Sejarah & Mitologi Bangsa-bangsa kuno seperti Yunani, Mesir, Tiongkok, dan Suku Maya telah lama membuat cerita dari konstelasi. Bagi mereka, langit adalah kanvas dewa-dewa . Orion misalnya, dikenal sebagai pemburu gagah dalam mitologi Yunani. Crux (Salib Selatan) jadi penunj...

Amplituhedron: Geometri Ajaib yang Bisa Mengubah Cara Kita Memahami Alam Semesta :O

  Bayangkan jika semua tabrakan partikel subatomik, yang biasanya dihitung dengan persamaan matematika super rumit, bisa direpresentasikan sebagai bentuk geometris yang indah . Selamat datang di dunia Amplituhedron — di mana fisika partikel bertemu dengan seni geometri berdimensi tinggi. 📚 Apa Itu Amplituhedron? Amplituhedron adalah sebuah objek geometris berdimensi tinggi yang ditemukan oleh fisikawan Nima Arkani-Hamed dan rekannya Jaroslav Trnka sekitar tahun 2013. Tujuannya? Menyederhanakan perhitungan amplitudo scatter (seberapa besar kemungkinan partikel akan memantul setelah bertabrakan) dalam teori medan kuantum. Sebelum ini, perhitungan scatter di teori medan kuantum melibatkan ribuan hingga jutaan diagram Feynman — sangat kompleks dan berat. Tapi dengan Amplituhedron, banyak dari itu bisa disederhanakan secara dramatis, bahkan tanpa ruang-waktu dan tanpa lokalitas ! 💡 Mengapa Ini Revolusioner? Menyederhanakan Kompleksitas : Amplituhedron menyajikan alterna...

Memahami Tipe Tubuh: Ectomorph, Mesomorph, dan Endomorph :))

Memahami Tipe Tubuh: Ectomorph, Mesomorph, dan Endomorph Dalam dunia kebugaran, memahami tipe tubuh sangat penting untuk menentukan pola latihan dan pola makan yang tepat. Ada tiga tipe tubuh utama—ectomorph, mesomorph, dan endomorph—masing-masing memiliki karakteristik unik yang memengaruhi metabolisme, pertumbuhan otot, dan penyimpanan lemak. Dengan mengetahui tipe tubuhmu, kamu bisa mengoptimalkan latihan dan pola makan agar mendapatkan hasil terbaik. --- 1. Ectomorph: Kurus dan Sulit Menambah Berat Badan Ciri-ciri: ✅ Tubuh ramping dengan bahu dan pinggul yang sempit ✅ Metabolisme cepat, sulit menambah berat badan (baik lemak maupun otot) ✅ Lengan dan kaki panjang, serta kadar lemak tubuh rendah ✅ Mudah dalam aktivitas ketahanan (endurance) tetapi sulit membangun massa otot Latihan Terbaik: Ectomorph sebaiknya fokus pada latihan kekuatan (strength training) dengan beban berat dan repetisi rendah untuk membangun massa otot. Latihan seperti squat, deadlift, dan bench press sangat efek...